Warga Swiss tolak Jaringan 5G

0 21

Sabtu lalu, Ribuan orang di Bern, ibukota Swiss berunjuk rasa memprotes penyebaran jaringan 5G di negara mereka.

Di depan gedung parlemen Swiss, pengunjuk rasa berkumpul mengecam teknologi yang mereka anggap berbahaya untuk kesehatan, membawa spanduk bertuliskan “Boikot 5G” atau “beralasan lebih cepat, lebih kuat, lebih jauh jangkauanya, tapi mengorbankan manusia dan lingkungan”.

“Banyaknya orang-orang yang ikut serta berunjuk rasa merupakan indikasi kuat penolakan kemunculan jaringan 5G yang tidak terkendali,” kata Tamiline Scheibler Ullmann, wakil presiden asosiasi Franconia, yang juga ikut menyerukan protes.

Setelah Korea Selatan, Negara Swiss termasuk yang pertama meluncurkan teknologi 5G untuk infrastruktur komunikasinya, ditengah konfrontasi dua kekuatan teknologi antara Amerika Serikat dan Cina.

Mereka yang menolak jaringan 5G takut akan dampak radiasi elektromagnetik, Pada beberapa provinsi Swiss (Jenewa, Vaud, Freiburg, dan Neuchâtel) massa beramai-ramai memboikot pembangunan menara jaringan bts 5G. massa mengklaim aksi tersebut adalah tindakan awal pencegahan dampak buruk radiasi.

Disisi yang sama, Asosiasi Dokter Swiss resmi negara tersebut menyerukan kehati-hatian. “Selama belum terbukti secara ilmiah (saat ini) peningkatan radiasi maksimum tidak memiliki implikasi pada kesehatan, tapi meningkatkan pengaruhnya harus ditolak.”

Mereka yang menolak adanya jaringan 5G secara inisiatif berusaha membuat cara untuk mengatur referendum tentang masalah ini. Mereka akan mengumpulkan 100.000 tanda tangan dalam waktu 18 bulan.

Leave a Reply