Umpatan Netizen Indonesia Kepada Lawan Politiknya (Perang Politik)

0 24

Netizen Indonesia atau para pengguna internet diindonesia memiliki keunikan dibandingkan netizen negara lain. Diantaranya adalah paling sering membuat dan memberi istilah baru dalam dunia maya. Berikut ini merupakan beberpa istilah netizen indoensia yang kami kumpulkan dari percakapan mereka di Internet:

Istilah politik

Kecebong dan katak (Jokodok) ,raja kodok
Merupakan istilah untuk penyebutan presiden jokowi, istilah ini muncul setalah beberapa media nasional memberitakan kegemaran/hobi beliau yang unik, yaitu memlihara katak diKolam Istana. Alasannya adalah suara katak dapat memberikan ketenangan dan menghadirkan nuansa pedesaan. Karena itu, lawan politik beliau mengelari mereka yang mendukung beliau dengan sebutan cebong. Karena pengikut beliau disebut cebong, maka beliau disebut dengan sebutan raja kodok
Dan ternyata, Istilah cebong tersebut bukan hanya ditujukan kepada para pendukung buta politik beliau saja, tetapi juga kepada kelompok salafy, alasannya karena kelompok tersebut tidak mendukung kelompok yang kontra Jokowi. Padahal sudah jelas dalam syariat Islam wajibnya mengikuti dan patuh terhadap pemimpin muslim selama dalam kebaikan dan tidak memerintahkan kepada kemungkaran. Orang yang pertama kali memberi istilah ini adalah himaar at-tuwailiblis 
Kampret
Beda lagi dengan yang diatas, kampret merupakan gelar yang harus disandang oleh para pendukung calon presiden dari partai gerindra, Prabowo subianto. Kata kampret sendiri merupakan plesetan dari sebuah singkatan KMP, yaitu koalisi merah putih. Koalisi yang dibawa oleh prabowo subianto.
Jendral kardus
Istilah ini muncul pertama kali setelah andi arief sekjen partai demokrat memberikan pernyataan kepada media massa terkait pencalonan Sandiaga uno sebagai calon wakil presiden tahun 2019 mendatang. Dalam pernyataannya, sandiaga dipilih setelah memberikan 2 kardus uang untuk logistik pemilu. Kemudian sebutan jendral kardus mulai tersebar.
Kebo
Kebo merupakan sebutan dari netizen indonesia yang kontra dengan presiden indonesia ke-6 bapak Susilo Bambang Yudhoyono/SBY. penyebutan ini dimulai ketika massa dari basis sebuah partai (tau sendirilah😊) berdemo tentang kenaikan harga bbm. Dalam demonstrasi tersebut, massa membawa hewan kerbau dan menyamakannya dengan presiden SBY. sebutan tersebut untui menghina bentuk badan peesiden ke 6 yang hanya besar saja tetapi tidak punya nyali.
Jaenudin naciro / zaenuddin 
Istilah ini mulai dipergunakan untuk penyebutan presiden Joko widodo, beberapa tokoh seprti wakil dpr ri Fadli zon juga mengunakan nama tersebut dalam puisinya yang menyindir Jokowi.nama ini mulai digunakan sebagai ejekan setelah presiden Jokowi menyanyikan kembali lagu covering nisa sabyan yang berjudul deen as-salam. Kekeluan dan kesalahan pelafalan text arab inilah yang menjadikan lawan politik beliau menggunakannya sebagai bahan ejekan.
Pinokio
Sebutan Pinokio dibuat sebagai bahan cemoohan oleh orang yang kontra dengan presiden Jokowi, pinokio sendiri merupakan cerita fiksi yang menggambarkan tentang orang yang memiliki hidung panjang, dan akan bertambah panjang ketika berbohong. Pengambaran ini dibuat menurut lawan politiknya bahwa Jokowi memiliki keserupaan.
Mukidi
Nama dari lakon sebuah cerita fiksi jenaka yang menggambarkan orang pandir dan paling apes sedunia versi Indonesia. Kemudian oleh lawan politik beliau nama tersebut digunakan untuk menyebut presiden Jokowi yang disebut-sebut oleh mereka memiliki kesamaan dalam hal kepandiran dan kebodohan. 
Ahoax 
Adalah plesetan dari nama akrab mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Karena kentalnya nuansa media yang meliputinya dalam segala aktifitasnya. Maka sebutan ahoax adalah bentuk pengingkaran beberapa masyarakat tentang keberhasilan beliau memimpin Jakarta.
Si Penista
Ketika disebutkan kata penista pada tulisan dimedia sosial akan terbenak dalam pikiran bahwa dialah ahok mantan gubernur DKI Jakarta, sebagai contohnya, seperti orang mengatakan “penjarkan si penista ! , adili si penista ! “. Hal tersebut merupakan efek pasca penghinaan ahok terhadap ayat dari kitab suci Al-Qur’an.
Sontoloyo
Merupakan ejekan yang digunakan oleh lawan politik presiden Jokowi, Istilah ini mulai muncul dimedia sosial setelah pernyataan Jokowi yang mengatakan Sontoloyo, yang kemudian digunakan lawan politik beliau sebagai ejekan balik ke beliau. 
#Jokowi #Prabowo #Kampret #kecebong #Jaenudin naciro

Leave a Reply